Majalah SKETSA resmi didirikan pada 19 Desember 1988, edisi perdananya terbit pada bulan Maret 1989. Secara keseluruhan, SKETSA dikelola oleh mahasiswa Arsitektur Universitas Tarumanagara dengan sistem kepengurusan yang berganti secara periodik setiap tahunnya.

Majalah SKETSA selalu berusaha mengangkat isu-isu yang aktual dan sejalan dengan perkembangan zaman sehingga memberikan insight baru pada seluruh pembaca. Besar harapan, melalui SKETSA para pembaca tergelitik dan mencetuskan ide-ide baru dalam menanggapi isu terkait tidak hanya selintas akademisi, namun hingga kze ranah umum.

HERITAGE

Dari sebuah ide dan gagasan melalui ketikan dari mesin tik pada tahun 1988, Majalah Sketsa selalu menjadi wadah pemikiran mahasiswa arsitektur UNTAR yang kreatif.

FUTURE

Dari sebuah ide dan gagasan melalui ketikan dari mesin tik pada tahun 1988, Majalah Sketsa selalu menjadi wadah pemikiran mahasiswa arsitektur UNTAR yang kreatif.

HOPE

Akhir punya akhir, tetapi Sketsa tidak boleh punya akhir, “Yang penting Esok Penuh Harapan di Sketsa”. Semangat akan menyebarkan sebuah ide, gagasan, menjadi esensi turun-temurun dari Majalah Sketsa.

VISI

Menjadi Media Publikasi Arsitektur yang terbaik dan paling dikenal di Indonesia karena kualitas konten dan penyajiannya yang berbobot, up-to-date, kritis, inovatif, dan objektif (tanpa intervensi dan pihak berkepentingan khusus), sehingga menjadi referensi unggulan bagi mahasiswa arsitektur, serta para arsitek dan praktisi profesional.

MISI

  1. Selalu melakukan peningkatan kualitas Majalah SKETSA dengan berpegang pada pondasi organisasi redaksional Majalah SKETSA yang kokoh secara attitude, skill dan pola pikir yang dinamis sesuai perkembangan zaman.
  2. Menjaga nama baik Majalah SKETSA sebagai media publikasi mahasiswa arsitektur di Indonesia.
  3. Menghasilkan kualitas konten dan hasil liputan yang kritis, inovatif, dan menarik dalam mengupas informasi arsitektur.
  4. Meningkatkan kualitas pemasaran, publikasi dan hubungan Majalah SKETSA dengan membaca/publik secara langsung maupun digital yang terintegrasi dengan baik.
  5. Mempererat persahabatan antar pengurus Majalah SKETSA dengan tetap menjunjung tinggi profesionalitas dan kedisiplinan sehingga terbentuk koordinasi antar anggota dan antar bidang yang terintegrasi satu sama lain.
  6. Mempererat hubungan antara Majalah SKETSA dengan anggota beserta pengurus IMARTA.
  7. Menjalin kerjasama dengan mahasiswa, organisasi, maupun praktisi dalam bidang arsitektur di Indonesia.

bagan kepengurusan