Picture

Gambar 1. Pameran IMPACT dalam rangka HUT Majalah Sketsa ke-31. (Sumber: Dokumentasi SKETSA/Jeremy Mahaputra)
​Dalam rangka merayakan hari ulang tahun Majalah SKETSA yang ke-31, SKETSA mengusung serangkaian acara yang bertajuk SKETSA IMPACT, yang mengangkat isu sustainable living. Sebelum dimulai secara resmi, Majalah Sketsa melakukan pre-event “Plogging” pada tanggal 22 Oktober 2019 sebagai bentuk kampanye membersihkan sampah sembari jogging.

Picture

Gambar 2. Pre-event “Plogging” dalam rangka menyambut HUT SKETSA ke-31. (sumber: Dokumentasi SKETSA/Samuel Freddy)

Picture

Gambar 3. Sampah yang diambil saat Pre-event “Plogging” (sumber: Dokumentasi SKETSA/Samuel Freddy)

Picture

Gambar 4. Poster Workshop HUT SKETSA ke-31 (sumber: Panitia HUT SKETSA)
​Rangkaian acara dimulai dengan workshop yang terdiri dari Workshop Organic Soap yang dilaksanakan pada tanggal 6 Desember, dan Workshop ­Eco-printing Tote Bag yang diadakan pada tanggal 7 Desember 2019. Kemudian dilanjutkan dengan pameran beserta opening ceremony.

Picture

Gambar 5. Kegiatan Workshop Eco-printing Tote Bag HUT SKETSA ke-31. (sumber: Dokumentasi SKETSA/Samuel Freddy)

Picture

Gambar 6. Peserta Workshop Eco-printing Tote Bag HUT SKETSA ke-31. (sumber: Dokumentasi SKETSA/Samuel Freddy)

Picture

Gambar 7. Kegiatan Workshop Organic Soap HUT SKETSA ke-31. (sumber: Dokumentasi SKETSA/Jihan Nurmaulida)

Picture

Gambar 8. Peserta dan Pengajar Workshop Organic Soap HUT SKETSA ke-31. (sumber: Dokumentasi SKETSA/Jihan Nurmaulida
Opening ceremony dilaksanakan pada tanggal 10 Desember 2019, bersamaan dengan pameran yang dilaksanakan sampai tanggal 14 Desember 2019. Selain menampilkan sejarah Majalah SKETSA, pameran SKETSA IMPACT ini juga menunjukkan infografik mengenai fakta kerusakan lingkungan yang terjadi sekarang ini. Semua karya-karya yang dipamerkan pun dibuat menggunakan bahan sampah plastik yang telah dikumpulkan selama 2 bulan dan bahan daur ulang lainnya.
​Tidak hanya sampai disitu, sesuai dengan tema yang diusung, Majalah SKETSA juga ikut bertanggung jawab atas bahan-bahan sisa pembuatan pameran. Botol dan kantong plastik digunakan sebagai bahan eco-brick, bahan-bahan sisa maket yang masih layak pakai dibagikan agar bisa digunakan kembali, dan bahan recyclable lain diberikan kepada pihak-pihak pendaur ulang. Hal ini dilakukan sebagai perwujudan SKETSA terhadap tema yang eco-friendly, sehingga tidak hanya mengampanyekan gerakan sustainable, tetapi juga melaksanakannya.

Picture

Gambar 9. Opening ceremony Pameran SKETSA IMPACT HUT SKETSA ke-31. (sumber: Dokumentasi SKETSA/Jeremy Mahaputra)

Picture

Gambar 10. Suasana SKETSA IMPACT HUT SKETSA ke-31. (sumber: Dokumentasi SKETSA/Daffa Yunazs)

Picture

Gambar 11. Pameran SKETSA IMPACT HUT SKETSA ke-31. (sumber: Dokumentasi SKETSA/Jeremy Mahaputra)

Picture

Gambar 12. Pameran SKETSA IMPACT HUT SKETSA ke-31. (sumber: Dokumentasi SKETSA/Daffa Yunazs)

Picture

Gambar 13. Pameran SKETSA IMPACT HUT SKETSA ke-31. (sumber: Dokumentasi SKETSA/Daffa Yunazs)
Dalam rangka closing ceremony HUT SKETSA, diadakan juga seminar dengan tema “Can We Build Sustainably?” yang diselenggarakan pada tanggal 14 Desember 2019. Seminar ini membahas bagaimana peran arsitek dalam memilih material yang mendukung sustainable, namun tetap terjangkau untuk masyarakat. Dengan pembicara Realrich Sjarief, Kamil Muhammad, dan Ariko Andikabina, seminar dibagi menjadi 2 sesi, yaitu sesi presentasi pembicara dan sesi diskusi, yang diakhiri dengan foto bersama yang sekaligus menjadi penutup keseluruhan kegiatan HUT SKETSA.

Picture

Gambar 14. Poster Seminar Can We Build Sustainably HUT SKETSA ke-31. (sumber: Panitia HUT SKETSA)

Picture

Gambar 15. Ariko Andikabina selaku pembicara Seminar Can We Build Sustainably HUT SKETSA ke-31. (sumber: Dokumentasi SKETSA/Jihan Nurmaulida)

Picture

Gambar 16. Sesi seminar dengan pembicara Realrich Sjarief. (Sumber: Dokumentasi SKETSA/Jeremy Mahaputra)

Picture

Gambar 17. Sesi seminar dengan pembicara Kamil Muhammad. (Sumber: Dokumentasi SKETSA/Jihan Nurmaulida)

Picture

Gambar 18. Sesi foto dengan pembicara Realrich Sjarief, Kamil Muhammad, dan Ariko Andikabina (Sumber: Dokumentasi SKETSA/Jeremy Mahaputra)

Picture

Gambar 19. Suasana seminar Can We Build Sustainably HUT SKETSA ke-31. (Sumber: Dokumentasi SKETSA/Jeremy Mahaputra)