Gambar 1 – The Maze Tower (Referensi: http://www.kaskus.co.id/thread/54da0ca612e257b1248b4570/)

               Pada awal tahun 2015 ini, Dubai telah genap mengantongi lebih dari 100 rekor dari Guiness World Records dengan pemecahan rekor terbarunya. Kali ini, prestasi yang diraih adalah dalam bidang arsitektur, yaitu gedung labirin vertikal terbesar di dunia, the Maze Tower.

The Maze Tower terletak di Jalan Sheikh Zayed, pada jantung the Dubai Financial District. Bangunan ikonik ini selesai dibangun pada Januari 2012. Bangunan ini sendiri berlantai 55 dan memiliki fungsi sebagai mixed-use building (bangunan dengan fungsi campuran).

“Kami selalu ingin the Maze terlihat seperti dibuat dengan cara diukir dari sebongkah batu; dengan bantuan permainan cahaya dan bayangan yang akan membuatnya terlihat hidup,” tutur Hassan Abdulla Al Rostamani, Wakil Ketua dari kelompok dan konseptualis the Maze Tower.

Gambar 2 – Penyerahan piagam tanda the Maze Tower sudah masuk ke daftar Guinness World Records (Referensi: http://www.kaskus.co.id/thread/54da0ca612e257b1248b4570/)

               Ciri khas bangunan ini terletak pada balkon-balkon yang membentuk garis-garis rumit pada bagian muka dan bagian belakang bangunan yang akan membentuk sebuah labirin raksasa bila dilihat secara keseluruhan.

Fasad the Maze Tower lebih menonjolkan pada kompleksitas estetika dengan memanfaatkan cahaya matahari dan bayangan pada siang hari. Hal ini secara tak langsung berpengaruh pada fasad bangunan yang terlihat seolah bangunan memiliki interaksi dengan cahaya yang memiliki sifat hidup, namun misterius.

Secara keseluruhan, batu alami yang digunakan sebagai material eksterior the Maze Tower adalah jenis batu granit Brazilian Verde Bahia, yang sengaja dipasang untuk menonjolkan sisi estetika bangunan. Warna hijau gelap pada sudut bangunan diperoleh dari penggunaan water jet treatment yang menghasilkan efek permukaan yang berkilau. Warna yang lebih terang digunakan sebagai material garis-garis yang berfungsi untuk mempertegas ‘labirin’. Warna terang ini diperoleh dari hasil teknik pembakaran yang membuat permukaan menjadi lebih kasar dan membuat permukaan yang lebih terang dan reflektif. Material yang berasal dari batu alam menyajikan kesan kehangatan alami.

Gambar 3 – The Maze Eyes pada bagian atas bangunan mudah terlihat dari jarak jauh. (Referensi: http://www.kaskus.co.id/thread/54da0ca612e257b1248b4570/)

Gambar 4 – Lampu LED pada fasad eksterior. (Referensi: http://www.kaskus.co.id/thread/54da0ca612e257b1248b4570/)

               Bangunan ini juga menyuguhkan 4 fitur yang signifikan, yaitu the Maze Eye, video wall lingkaran dengan ukuran 8 m pada bagian atas bangunan yang mampu untuk menghasilkan gambaran hingga jarak jauh; lampu LED yang dipasang pada fasad eksterior, tepatnya pada pola labirin yang mampu menghasilkan warna dan pola yang berbeda-beda; taman yang sengaja dibangun di tengah bangunan; dan rooftop garden yang berpola labirin di atas tempat parkir mobil.

“Pembuatan bangunan unik ini merupakan proyek yang sangat bergengsi bagi Al Rostamani Group yang mengambil inspirasinya dari perubahan di sepanjang kota Dubai yang sangat inovatif dan kreatif dan the UAE. Dengan didapatkannya prestasi dari Guinness World RecordsAl Rostamani Group merasa bangga karena telah berkontribusi untuk sebuah visi, yaitu mentransformasikan Dubai untuk menjadi kota yang mendunia (world city),” ujar Marwan Abdulla Al Rostamani, Ketua dari Al Rostamani Group.

Guinnes World Records turut bergembira dalam mengakui dan menghormati the Al Rostamani Group untuk sebuah kreasi bangunan yang ikonik dan unik yang telah berkontribusi dalam pertumbuhan dan transformasi wilayah yang bersangkutan. Melalui proyek-proyek inovatif seperti the Maze Tower ini, Dubai sendiri telah meraih reputasi terdepan dalam perkembangan dan perancangan,” kata Talal Omar, Country Manager dari Guinness World Records Mena(Editor; NDP)