​Ekskursi UI kembali mengadakan pameran eksternal dengan tema Orang Laut pada tanggal 17-31 Januari 2020 di Museum Nasional, Jakarta Pusat. Acara ini merupakan lanjutan pameran internal yang diselenggarakan di Perpustakaan Pusat Universitas Indonesia pada November 2019 lalu. Pameran ini bertujuan untuk mempublikasikan hasil dokumentasi tim besar ekskursi UI 2019 mengenai arsitektur vernakular Suku asli Lingga dan Suku Duano di Kepulauan Riau. Selain pameran, terdapat rangkaian acara seperti pembukaan, sesi diskusi dan bedah film yang terbuka untuk publik.

Gambar 1-2. Pameran menampilkan hasil dokumentasi keseharian suku asli di Lingga dan suku Duano di Indragiri Hilir yang tinggal diatas lautan dengan perahu. (Sumber: Dokumentasi SKETSA/Jeremy Mahaputra)

Serangkaian acara dimulai dengan acara pembukaan berjudul “Pengarung Lautan Beratap Kajang” pada tanggal 17 Januari 2020, dengan mengundang sejumlah dosen, mahasiswa, tim ekskursi UI 2019 serta perwakilan langsung dari suku asli Lingga dan Suku Duano. Acara dimeriahkan dengan beberapa penampilan seni dari mahasiswa Universitas Indonesia, sambutan dari sejumlah dosen dan pembukaan resmi pameran untuk publik.

Gambar 3-4. Penampilan seni sejumlah mahasiswa Universitas Indonesia yang meriahkan acara pembukaan. (Sumber: Dokumentasi SKETSA/Jeremy Mahaputra)

​Acara pembukaan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang berjudul “Kehidupan Orang Suku Asli Lingga dan Suku Duano di Perairan Riau” dan turut mengundang Ir. Gunawan Tjahjono dan Densy Fluzianti selaku ketua Yayasan Kajang, acara kemudian akan dipandu oleh Amani sebagai moderator. Sesi diskusi diselenggarakan pada hari Sabtu, 18 Januari 2020 di Auditorium Lantai Basement Museum Nasional Indonesia, Jakarta.

Picture

Gambar 5. Suasana sesi diskusi yang membahas kehidupan orang suku asli Lingga dan suku Duano. (Sumber: dokumentasi SKETSA/Jihan Nurmaulida)

Kemudian sebagai penutup dari ketiga rangkaian acara, terdapat sesi bedah film yang berjudul “Meragang Riak Sagara” diselenggarakan pada hari Minggu, 19 Januari 2020 di Auditorium Lantai Basement Museum Nasional Indonesia. Film ini menayangkan dokumentasi kehidupan para penduduk asli Suku Duano sebagai orang laut. Mereka yang berperan dalam sesi bedah film ini antara lain Ir. Toga H. Pandjaitan A. A. Grad. Dipl. dan Ir. Nadia Rinandi sebagai Loka Dokumentasi Arsitektur Vernakuler dan Pusat Dokumentasi Arsitektur.