Eksterior “The Floating Seahorse”
Sumber : http://www.huffingtonpost.com/2015/05/26/floating-seahorse-dubai_n_7348008.html

Pembangunan proyek-proyek mewah di Dubai mungkin sudah tidak perlu dikagetkan lagi. Kota yang termasuk dalam Uni Emirat Arab ini ternyata mengarahkan pendapatannya pada perkembangan arsitektur. Maka tidak heran banyak proyek semewah Burj Khalifa yang tingginya hampir dua kali menara Empire State Building, indoor ski resortsrotating skyscrapers“miracle gardens”, dan proyek terbarunya “The Floating Seahorse”.

Fasad bangunan
Sumber : http://www.huffingtonpost.com/2015/05/26/floating-seahorse-dubai_n_7348008.html

The Floating Seahorse” menjadi salah satu proyek mewah Dubai karena merupakan rumah pribadi yang dibuat mengambang di lautan serta memiliki kamar bawah air.

Developer Dubai, Kleindienst Group, memperkenalkan “The Floating Seahorse” pertama kali di Dubai International Boat Show pada bulan Maret 2015 lalu. Direncanakan akan membangun 42 struktur yang akan diselesaikan pada akhir tahun 2016. “The Floating Seahorse” ini juga merupakan salah satu bagian kecil dari proyek besar “The World”, pulau buatan Dubai.

Mirip dengan struktur kapal pada umumnya, “The Floating Seahorse” akan memiliki tiga tingkat, yaitu dek atas, lantai utama di ermukaan laut, dan tingkat bawah air. Kamar tidur utama dan kamar mandi akan dibuat tenggelam dengan pemandangan bawah laut Dubai yang indah.

Kamar utama dengan pemandangan bawah laut
Sumber : http://www.huffingtonpost.com/2015/05/26/floating-seahorse-dubai_n_7348008.html

Tidak hanya mewah, proyek ini juga dibangun untuk melindungi kehidupan laut di Teluk Persia. Dengan terumbu karang buatan di bawah proyek dan menjadikan kawasan tersebut dilindungi sehingga kuda laut dapat hidup dengan aman dan berkembang biak.

Sumber : http://www.huffingtonpost.com/2015/05/26/floating-seahorse-dubai_n_7348008.html