SKETSA #35 Humancentric

Rp120,000

Terbit  Maret 2021
Jumlah Halaman  133 halaman
Pemimpin Umum Owen Sebastian
Pemimpin Redaksi Prawuasvini Zata Hendarjana

Category:

Description

Dalam merancang ruang seorang arsitek dituntut memiliki kepekaan untuk mendukung aktualisasi diri penggunanya. Perancangan arsitektur memerlukan pemahaman konteks yang utuh, tidak hanya psikologis pengguna saja, namun juga konteks sosial, budaya, teknologi, dan skala. Setiap konteks yang berbeda tentu akan menghasilkan kebutuhan ruang yang berbeda. Seluruh upaya ini merupakan salah satu kunci untuk menciptakan ruang yang memuliakan manusia, dengan manusia sebagai poros utamanya : humancentric.

tidak dapat dipungkiri bahwa memang aktivitas dari kebudayaan/kebiasaan sangat berkaitan erat dengan desain – desain yang dihasilkan. Maka majalah SKETSA edisi-35 berusaha membahas bagaimana manusia dapat memperoleh hidup utuh. Kebutuhan, keinginannya, dan interaksi masing-masing individu menjadi pedoman perwujudkan desain humancentric. Tidak pada skala kota saja, namun sampai lingkup ‘ruang’ terkecil tempat seorang individu dapat menjadi pusat-perwujudan desain arsitektural.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “SKETSA #35 Humancentric”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tujuan Pengiriman

Go to Top